009. CABE RAWIT BUAH

BUAH CABE RAWIT

Capsici Frutescentis Fructus

Buah cabe rawit adalah buah Capsicum frutescens L., suku Solanaceae, mengandung kapsaisin tidak kurang dari 0,02%.

Identitas Simplisia

Pemerian Berupa buah berbentuk bulat panjang, lurus atau bengkok, ujung meruncing, pangkal lebih lebar dari pada ujung, permukaan luar licin berkerut. Buah berongga, bagian pangkal beruang 2 sedang bagian ujung berongga 1, warna merah kekuningan, merah sampai merah tua. Dinding buah liat, sangat tipis. Biji banyak, relatif besar, bentuk bundar atau segitiga pipih, terlepas atau melekat pada plasenta; warna kuning; bau aromatik khas; rasa pedas.

Simplisia buah cabe rawit

Mikroskopis

Fragmen pengenal adalah epikarp terlihat berliku-liku (tangensial), sel endokarp berdinding tebal menyerupai sel batu, pembuluh kayu bernoktah dengan penebalan tangga, hipodermis, tetes minyak, dan endokarp dengan tetes minyak.

C:\Users\Ferry\AppData\Local\Microsoft\Windows\INetCacheContent.Word\N140021141.jpg C:\Users\Ferry\AppData\Local\Microsoft\Windows\INetCacheContent.Word\N140032025.jpg
  1. Epikarp terlihat berliku-liku (tangensial)

  1. Sel endokarp berdinding tebal menyerupai sel batu

C:\Users\Ferry\AppData\Local\Microsoft\Windows\INetCacheContent.Word\N140046102.jpg C:\Users\Ferry\AppData\Local\Microsoft\Windows\INetCacheContent.Word\N140039369.jpg
  1. Pembuluh kayu bernoktah, dengan penebalan tangga

  1. Hipodermis

C:\Users\Ferry\AppData\Local\Microsoft\Windows\INetCacheContent.Word\N140047423.jpg C:\Users\Ferry\AppData\Local\Microsoft\Windows\INetCacheContent.Word\N140037318.jpg
  1. Tetes minyak

  1. Endokarp dengan tetes minyak

Fragmen serbuk simplisia buah cabe rawit

Senyawa identitas Kapsaisin

Struktur kimia:

Kapsaisin

Pola kromatografi

Lakukan Kromatografi lapis tipis seperti tertera pada Kromatografi <61> dengan parameter sebagai berikut:

Fase gerak : Toluen P-etil asetat P (1:1)

Fase diam : Silika gel 60 F254

Larutan uji : 20% dalam etanol P, gunakan Larutan uji KLT seperti tertera pada Kromatografi <61>

Larutan pembanding : Kapsaisin 0,2% dalam etanol P

Volume penotolan : 10 μL Larutan uji dan 5 μL Larutan pembanding

Deteksi : Asam sulfat 10% dalam etanol P, panaskan lempeng pada suhu 100° selama 2-3 menit

Susut pengeringan <111> Tidak lebih dari 10%

Abu total <81> Tidak lebih dari 7,8%

Abu tidak larut asam <82> Tidak lebih dari 1,5%

Sari larut air <91> Tidak kurang dari 18,4%

Sari larut etanol <92> Tidak kurang dari 8,4%

Kandungan Kimia Simplisia

Kadar kapsaisin Tidak kurang dari 0,02%

Lakukan penetapan kadar dengan cara KLT Densitometri seperti tertera pada Kromatografi <61>, menggunakan:

Fase gerak Toluen P-etil asetat P (1:1)

Larutan uji Timbang saksama lebih kurang 1 g serbuk simplisia, masukkan ke dalam vial, tambahkan 4 mL etanol P, sonikasi selama 10 menit. Saring ke dalam labu tentukur 5-mL, tambahkan etanol P melalui penyaring sampai tanda.

Larutan pembanding Buat seri kadar kapsaisin dengan kadar 3,2; 1,6; 0,8; 0,4 dan 0,2 mg/mL.

Prosedur Totolkan secara terpisah masing-masing 10 μL Larutan uji dan seri Larutan pembanding pada lempeng silika gel 60 F254, eluasi dengan Fase gerak. Ukur serapan pada panjang gelombang serapan maksimum lebih kurang 230 nm. Buat kurva kalibrasi.

Hitung persentase kapsaisin dalam serbuk simplisia dengan kurva baku atau dengan rumus:

Cp = Kadar Larutan pembanding

Au = Serapan Larutan uji

Ap = Serapan Larutan pembanding

V = Volume Larutan uji sebelum pengenceran

f = Faktor pengenceran

W = Bobot bahan uji

EKSTRAK KENTAL BUAH CABE RAWIT

Capsici Frutescentis Fructi Extractum Spissum

Ekstrak kental buah cabe rawit adalah ekstrak yang dibuat dari buah Capsicum frutescens L., suku Solanaceae, mengandung kapsaisin tidak kurang dari 0,41%.

Pembuatan Ekstrak <311>

Rendemen Tidak kurang dari 10,8%

Identitas Ekstrak

Pemerian Ekstrak kental; warna cokelat kemerahan; bau khas; rasa pedas.

Senyawa identitas Kapsaisin

Kadar air <83> Tidak lebih dari 12%

Abu total <81> Tidak lebih dari 6,6%

Abu tidak larut asam <82> Tidak lebih dari 1,0%

Kandungan Kimia Ekstrak

Kadar kapsaisin Tidak kurang dari 0,41%

Lakukan penetapan kadar dengan cara KLT Densitometri seperti tertera pada Kromatografi <61>, menggunakan:

Fase gerak Toluen P-etil asetat P (1:1)

Larutan uji Timbang saksama lebih kurang 500 mg ekstrak, masukkan ke dalam vial, tambahkan 4 mL etanol P, sonikasi selama 10 menit. Saring ke dalam labu tentukur 5-mL, tambahkan etanol P melalui penyaring sampai tanda.

Larutan pembanding Buat seri kadar kapsaisin dengan kadar 3,2; 1,6; 0,8; 0,4 dan 0,2 mg/mL.

Prosedur Totolkan secara terpisah masing-masing 10 μL Larutan uji dan seri Larutan pembanding pada lempeng silika gel 60 F254, eluasi dengan Fase gerak. Ukur serapan pada panjang gelombang serapan maksimum lebih kurang 230 nm. Buat kurva kalibrasi.

Hitung persentase kapsaisin dalam serbuk simplisia dengan kurva baku atau dengan rumus:

Cp = Kadar Larutan pembanding

Au = Serapan Larutan uji

Ap = Serapan Larutan pembanding

V = Volume Larutan uji sebelum pengenceran

f = Faktor pengenceran

W = Bobot bahan uji