PULPA ASAM JAWA
Tamarindi Indicae Pulpa
Pulpa asam jawa adalah daging buah dari buah polong Tamarindus indica L, suku Fabaceae, mengandung asam organik total tidak kurang dari 4,07% dihitung sebagai asam tartarat.
Identitas Simplisia
Pemerian Berupa daging buah dari buah polong, satu pulpa berisi 1-5 biji, tekstur lengket seperti selai dan mudah ditarik; berwarna cokelat hingga cokelat kehitaman; bau khas; rasa asam.
Simplisia pulpa asam jawa
Mikroskopis
Fragmen pengenal adalah parenkim dengan kristal bentuk prisma, kristal bentuk rafida, parenkim, matriks ekstra seluler, berkas pengangkut tipe tangga, dan serabut sklerenkim.
|
2. Kristal bentuk rafida |
| 3. Parenkim | 4. Matriks ekstra seluler |
| 5. Berkas pengangkut tipe tangga | 6. Serabut sklerenkim |
Fragmen serbuk pulpa asam jawa
Senyawa identitas Asam tartarat
Struktur kimia:
Asam tartarat
Pola kromatografi
Lakukan Kromatografi lapis tipis seperti tertera pada Kromatografi <61> dengan parameter sebagai berikut:
Fase gerak : Eter P-asam format P-air (7:2:1)
Fase diam : Silika gel 60 F254
Larutan uji : 5% dalam etanol P, gunakan Larutan uji KLT seperti tertera pada Kromatografi <61>
Larutan pembanding : Asam tartarat 0,1% dalam etanol P
Volume penotolan : Masing-masing 5 µL Larutan uji dan Larutan pembanding
Deteksi : Perak nitrat 0,1 N dan amonium hidroksida 0,1 N, UV366
Susut pengeringan <111> Tidak lebih dari 36,9%
Abu total <81> Tidak lebih dari 3,1%
Abu tidak larut asam <82> Tidak lebih dari 0,5%
Sari larut air <91> Tidak kurang dari 36,2%
Sari larut etanol <92> Tidak kurang dari 30,4%
Kandungan Kimia Simplisia
Kadar asam organik total Tidak kurang dari 4,07% dihitung sebagai asam tartarat
Lakukan penetapan kadar sesuai dengan Titrasi asam basa.
Larutan baku asam oksalat Larutkan 126 mg asam oksalat P dalam gelas piala dengan sedikit air, kocok sampai larut dan tambahkan air hingga 100 mL.
Larutan indikator fenolftalein Larutkan 1 g fenolftalein P dalam 100 mL etanol 70% LP.
Pembakuan larutan natrium hidroksida 0,1 N Pipet 10 mL Larutan baku asam oksalat 0,1 N kemudian tambahkan 2 tetes Larutan indikator fenolftalein dan titrasi dengan natrium hidroksida 0,1 N sampai terbentuk warna merah muda.
Prosedur Penetapan Kadar Asam Tartarat dalam Simplisia
Timbang saksama lebih kurang 10 g serbuk simplisia, larutkan dalam 100 mL air, kocok, dan saring ke dalam labu tentukur 100-mL, tambahkan air sampai tanda. Pipet 40 mL, masukkan ke dalam gelas piala, tambahkan 2 tetes Larutan indikator fenolftalein dan titrasi dengan natrium hidroksida 0,1 N sampai terbentuk warna merah muda.
Tiap mL natrium hidroksida 0,1 N setara dengan 7,3 mg asam tartarat
EKSTRAK KENTAL PULPA ASAM JAWA
Tamarindi Indicae Pulpae Extractum Spissum
Ekstrak pulpa asam jawa adalah ekstrak yang dibuat dari daging buah polong Tamarindus indica L., suku Fabaceae, mengandung asam organik total tidak kurang dari 11,17% dihitung sebagai asam tartarat.
Pembuatan Ekstrak <311>
Rendemen Tidak kurang dari 17,1%
Identitas Ekstrak
Pemerian Ekstrak kental; warna cokelat kehitaman; bau khas; rasa asam.
Senyawa identitas Asam tartarat
Kadar air <83> Tidak lebih dari 9,3%
Abu total <81> Tidak lebih dari 1,0%
Abu tidak larut asam <82> Tidak lebih dari 0,1%
Kandungan Kimia Ekstrak
Kadar asam organik total Tidak kurang dari 11,17% dihitung sebagai asam tartarat
Lakukan penetapan kadar sesuai dengan Titrasi asam basa.
Larutan baku asam oksalat Larutkan 126 mg asam oksalat P dalam gelas piala dengan sedikit air, kocok sampai larut dan tambahkan air hingga 100 mL.
Larutan indikator fenolftalein Larutkan 1 g fenolftalein P dalam 100 mL etanol 70% LP.
Pembakuan larutan natrium hidroksida 0,1 N Pipet 10 mL Larutan baku asam oksalat 0,1 N kemudian tambahkan 2 tetes Larutan indikator fenolftalein dan titrasi dengan Larutan natrium hidroksida 0,1 N sampai terbentuk warna merah muda.
Prosedur Penetapan Kadar Asam Tartarat dalam Ekstrak
Timbang saksama lebih kurang 1 g ekstrak, larutkan dalam 100 mL air, kocok, dan saring ke dalam labu tentukur 100-mL, tambahkan air sampai tanda. Pipet 40 mL, masukkan ke dalam gelas piala, tambahkan 2 tetes Larutan indikator fenolftalein dan titrasi dengan natrium hidroksida 0,1 N sampai terbentuk warna merah muda.
Tiap mL natrium hidroksida 0,1 N setara dengan 7,3 mg asam tartarat