021. PENGUJIAN MIKROSKOPIS 401

PENGUJIAN MIKROSKOPIS <401>

Pada pengujian mikroskopis, digunakan pereaksi air, fluoroglusin LP dan kloralhidrat LP.

Istilah mikroskopis

Amilum atau pati Salah satu metabolit yang secara kimia merupakan senyawa karbohidrat yang komplek (polimer) dan pada sel berupa butiran. Secara miroskopis butiran amilum atau pati dari jenis tumbuhan tertentu berbentuk khas sehingga dapat dijadikan sebagai identitas tumbuhan tersebut. Untuk melihat adanya amilum digunakan media air ditambah gliserin.

Berkas pengangkut Merupakan sekelompok jaringan yang terdiri atas floem dan xilem, dengan atau tanpa kambium.

Endodermis Lapisan sel (biasanya satu lapis) yang membatasi korteks dan silinder pusat, dan secara mikroskopis sangat nyata pada struktur akar. Pada dinding radial dan melintangnya, endodermis mengandung selapis suberin yang dikenal sebagai pita kaspari. Pada batang, telah dibuktikan bahwa bagian korteks terdalam batang memiliki sifat kimiawi dan fisiologi yang serupa dengan endodermis, walaupun secara morfologi tidak terlihat.

Endokarpium Jaringan yang paling dalam dari perikarpium.

Endosperm Salah satu bagian biji di samping embrio dan kulit biji yang berfungsi sebagai tempat cadangan makanan seperti pati.

Epidermis Jaringan yang membentuk lapisan penutup di permukaan tumbuhan. Secara mikroskopis sebagian besar bentuk selnya beragam dan untuk tumbuhan tertentu berbentuk khas sehingga dapat digunakan sebagai identitas. Pada epidermis dapat juga ditemukan sel penutup stomata, berbagai rambut, sel sekresi dan sel sklerenkim. Sifat khas dari epidermis bagian tumbuhan di atas tanah terdapat lapisan kutikula pada dinding luar dan kutinisasi yang terjadi pada sebagian atau seluruh dinding lainnya.

Epikarpium (eksokarp/kulit luar) Jaringan paling luar dari perikarpium.

Floem Alat translokasi atau pengangkut zat hara organik hasil fotosintesis ke seluruh bagian lain dari tumbuhan. Secara mikroskopis floem terdiri dari sel tapis dan komponen pembuluh tapis disertai sel pengantar. Di samping itu terdapat pula parenkim, parenkim jari-jari empulur, serat dan sklereid floem. Bentuk sel-sel floem jenis tumbuhan tertentu dapat dijadikan sebagai identitas tumbuhan tersebut.

Idioblas Sel yang memiliki isi yang berbeda dari sel sekelilingnya, misalnya mengandung enzim, minyak, lendir dan harsa.

Jaringan palisade atau jaringan tiang Salah satu jaringan yang ada pada mesofil daun, selnya lebih kompak, berbentuk memanjang tegak lurus terhadap permukaan helai daun, langsung di bawah epidermis atas.

Jaringan sekresi Kumpulan sel khas yang tersebar, meliputi sel sekresi, ruang atau rongga sekresi, saluran sekresi dan latisifer.

Kolenkim Jaringan hidup yang erat hubungannya dengan parenkim, dan sebagai penyokong dalam organ yang muda, terdiri atas sel-sel dengan dinding yang biasanya menebal tidak sama. Kolenkim tersusun sebagai berkas atau silinder dekat permukaan kortek pada batang, tangkai daun dan sepanjang tulang daun besar pada helai daun. Kolenkim jarang ditemukan pada akar.

Korteks Jaringan yang terletak antara epidermis dan silinder pusat (silinder ikatan pembuluh) pada batang dan antara epidermis dan endodemis pada akar. Sebagian besar korteks berisi sel-sel parenkim.

Kristal kalsium oksalat Salah satu zat ergastik berupa kristal yang umum ditemukan pada tumbuhan. Berbagai bentuk kristal seperti drus yaitu kristal prisma dengan ujung yang runcing. Kristal ini dapat digunakan sebagai identitas tumbuhan. Kristal lain yang dapat ditemukan adalah kalsium karbonat dan kalsium malat, walaupun jarang.

Kutikula Lapisan lilin/malam/wax pada permukaan epidermis dari bagian tumbuhan yang tumbuh di atas tanah.

Litosis Sel yang mengandung sistolit yaitu penumpukan kalsium nitrat atau kalsium oksalat di ujung struktur tangkai. Tangkai berupa tonjolan dari dinding ke arah dalam sel. Litosis atau sistolit dapat dijadikan sebagai identitas tumbuhan tertentu.

Mesofil Bagian utama helai daun yang banyak mengandung kloroplas dan ruang antar sel. Mesofil terdiri dari jaringan tiang (palisade) dan jaringan spon (bunga karang). Jaringan tiang lebih kompak, sedangkan jaringan spon memiliki ruang antar sel yang luas. Jaringan tiang bentuknya memanjang tegak lurus terhadap permukaan helai daun.

Mesokarpium (daging buah) Bagian dari perikarpium yang terletak antara epikarpium dan endokarpium.

Parenkim Jaringan sinambung dalam korteks akar, batang dan mesofil daun, jari-jari empulur dan jaringan pembuluh. Sel parenkim bentuknya beragam, sering kali bersegi banyak. Fungsinya antara lain dalam fotosintesis, penyimpanan bahan. Parenkim dapat juga membentuk struktur tambahan seperti jaringan sekresi.

Periderm Jaringan komplek yang terdiri dari jaringan gabus atau felem, kambium gabus atau felogen dan feloderm (sel hidup yang dibentuk felogen ke arah dalam). Felogen terletak dekat permukaan bagian bawah epidermis atau pada epidermis itu sendiri. Felogen membentuk felem (jaringan gabus) ke arah luar.

Perikarpium Dikenal juga sebagai dinding buah atau kulit buah, yang secara struktur terdiri dari eksokarpium (epikarpium), mesokarpium dan endokarpium .

Perisikel Perikambium yang terletak di sebelah dalam endodermis, bagian terluar dari silinder pusat dan terdiri atas beberapa lapisan sel yang berbatasan dengan berkas pengangkut sering merupakan identitas karena pembentukan sklerenkim.

Perisperm Jaringan yang mengandung persediaan makanan dan dibentuk di luar kantung embrio.

Rambut kelenjar Merupakan modifikasi epidermis dan berupa sel sekresi yang kandungan utamanya minyak atsiri. Rambut kelenjar bentuknya bermacam-macam dan dapat dijadikan identitas tumbuhan.

Rambut penutup Merupakan modifikasi epidermis tapi bukan berupa sel sekresi. Banyak bentuk rambut penutup yang dapat digunakan sebagai identitas tumbuhan.

Rambut sisik Salah satu jenis rambut (trikoma) yang memipih dan bersel banyak, dapat ditemukan tanpa tangkai (sesil).

Sel batu Sel berdinding tebal. Bentuk sel batu dengan macam penebalannya sangat bervariasi dan digunakan sebagai identitas tumbuhan.

Sel gabus Sel dari jaringan gabus atau felem. Sel berbentuk lempeng, tersusun rapat dan dindingnya mengandung suberin (zat gabus). Jaringan gabus dapat digunakan sebagai identitas tumbuhan.

Serabut Sel berbentuk isodiametrik, berdinding tebal dan umumnya berlignin.

Serat Berdasarkan letaknya dibagi menjadi serat xilem dan serat ekstra xilem (luar xilem). Berdasarkan tebal dinding dan jumlah noktah, serat xilem terdiri dari serat libriform dan serat trakeid. Serat libriform dindingnya amat tebal dan jumlah noktahnya sedikit.

Sklereida Terdapat pada berbagai bagian tumbuhan, misalnya tempurung kelapa hampir seluruhnya terdiri dari sklereid. Ada 4 macam sklereid yaitu brakisklereid (sel batu berbentuk hampir isodiametrik); makrosklereid (berbentuk batang sering ditemukan dalam kulit biji); osteosklereid (berbentuk tulang dengan ujung-ujungnya yang membesar kadang-kadang sedikit bercabang); asterosklereid (bercabang atau bentuk bintang, sering terdapat pada daun).

Sklerenkim Jaringan yang dibentuk oleh sel-sel yang mengalami penebalan, dapat mengandung lignin. Fungsi utamanya sebagai penyokong, kadang-kadang sebagai pelindung. Secara umum, sklerenkim dibagi menjadi serat (fibres) dan sklereid. Bentuk serat dan atau sklereid dapat dijadikan identitas tumbuhan.

Spiral Salah satu jenis penebalan dari komponen trakea. Komponen trakea adalah sel yang membentuk pembuluh kayu. Bentuk penebalan komponen trakea dapat dijadikan sebagai identitas suatu bagian tumbuhan.

Stoma (stomata) atau mulut daun Merupakan celah dalam epidermis yang dibatasi oleh dua sel epidermis yakni sel penutup. Dengan mengubah bentuknya, sel penutup mengatur pelebaran dan penyempitan celah. Sel stoma dikelilingi oleh sel tetangga yang bentuknya bisa sama atau berbeda. Struktur dan letak sel penutup, serta jumlah, ukuran, letak sel tetangga stoma dapat dijadikan identitas bagian tumbuhan. Stoma terdapat pada seluruh bagian tumbuhan di atas tanah.

Testa Suatu lapisan sel yang terletak antara perikarp dan endosperm.

Tetes minyak Dapat berupa tetes minyak atsiri dan minyak lemak.

Trakeid Salah satu unsur trakeal (di samping komponen trakea). Merupakan sel panjang dengan ujung runcing tanpa lubang. Sel komponen trakea memiliki lubang yang biasanya terletak pada dinding ujung, kadang-kadang lubang tersebut terdapat pada dinding lateral.

Tulang daun Bagian helai daun yang berguna untuk pengokoh dan berfungsi sebagai berkas pengangkut. Pada beberapa tumbuhan; pada tulang daun ditemukan kristal-kristal yang dapat digunakan sebagai identitas daun tersebut.

Xilem Dari segi struktur dan fungsi adalah jaringan komplek. Berfungsi dalam pengangkutan air, penyimpanan makanan, serta penyokong. Sel-sel pengangkut air dikenal sebagai trakeid dan trakea.