BELERANG DIOKSIDA
Sulfur Dioxide
INS 220
CAS [7446-09-5]
Belerang (II) oksida
| SO2 | BM 64,07 |
Belerang dioksida mengandung tidak kurang dari 99,9% SO2.
PEMERIAN Gas, tidak berwarna, tidak terbakar, bau kuat, tajam dan membuat lemas. Densitas uapnya 2,26 kali densitas udara pada tekanan atmosfir dan suhu 0°. Bobot jenis cairan sekitar 1,436 pada suhu 0°-4°.
KELARUTAN Larut dalam eter dan dalam kloroform. Pada suhu 20° dan tekanan normal, lebih kurang 36 bagian larut dalam 1 bagian air, 114 bagian larut dalam 1 bagian etanol.
PENGGUNAAN Pengawet.
IDENTIFIKASI
-
Senyawa sulfur Zat diteteskan pada kertas saring yang telah dibasahi dengan larutan raksa(II) nitrat LP: kertas saring menjadi hitam.
-
Aktivitas oksidasi Paparkan kertas saring yang telah ditetesi kalium iodida LP dan kanji LP pada zat: terjadi warna biru yang hilang bila paparan dilanjutkan.
KEMURNIAN
-
Air <908> Metode Karl Fischer Tidak lebih dari 0,05%. Lakukan penetapan menggunakan 50 ml belerang dioksida cair.
-
Residu non volatil Tidak lebih dari 0,05%. Masukkan 200 ml zat (288 g) ke dalam labu Erlenmeyer 250 ml, tetapkan bobot zat yang digunakan. Uapkan zat hingga kering pada tangas uap, hilangkan uap yang masih tersisa dengan udara kering. Lap labu hingga kering, dinginkan dalam desikator, timbang.
-
Selenium <717> Metode 2 Tidak lebih dari 20 bpj. Lakukan penetapan menggunakan 2,0 ml zat. Pengambilan sampel untuk pembuatan Larutan uji Selenium
Masukkan 100 ml zat (144 g) ke dalam labu Erlenmeyer 125 ml, tetapkan bobot zat yang diambil dari susut bobot bom (tabung pengemas SO2). Uapkan sampai kering dalam tangas air, tambahkan 3 ml asam nitrat P dan 10 ml air ke dalam labu kering, hangatkan secara perlahan pada lempeng pemanas selama 15 menit. Pindahkan isi labu ke labu tentukur 100-ml, encerkan dengan air sampai tanda, kocok. Pipet 10,0 ml alikuot ke dalam labu tentukur 100-ml kedua, encerkan dengan air sampai tanda, kocok.
-
Timbal Tidak lebih dari 5 bpj. Lakukan penetapan menggunakan teknik spektroskopi serapan atom yang sesuai seperti tertera pada Cemaran logam <702>
PENETAPAN KADAR Kadar belerang dioksida dalam ditentukan secara gravimetri, yaitu 100% dikurangi persentase Residu non volatil dan Kadar air.