ETIL MALTOL
Ethyl Maltol
INS 637
CAS [4940-11-8]
2-Etil-3-hidroksi-4-piron
C7H8O3 BM 140,14
Etil Maltol mengandung C7H8O3 tidak kurang dari 99,0%, dihitung terhadap zat anhidrat.
DEFINISI Etil maltol diperoleh melalui sintesa kimia.
PEMERIAN Serbuk hablur, putih, manis, bau seperti buah.
KELARUTAN Agak sukar larut dalam air, larut dalam etanol dan dalam propilen glikol.
PENGGUNAAN Penguat rasa.
IDENTIFIKASI
-
Jarak lebur <907> Antara 89 o dan 93o.
-
Spektrum serapan larutan 10 mg/l zat dalam asam hidroklorikida 0,1 N menunjukkan serapan maksimum pada panjang gelombang lebih kurang 276 nm.
KEMURNIAN
-
Air <908> Metode Karl Fischer Tidak lebih dari 0,5%.
-
Abu sulfat Tidak lebih dari 0,2%. Lakukan penetapan seperti tertera pada Abu <707> menggunakan 5 g zat.
-
Timbal Tidak lebih dari 1 bpj. Lakukan penetapan menggunakan teknik spektroskopi serapan atom/ICP-AES yang sesuai seperti tertera pada Cemaran logam <702>.
PENETAPAN KADAR
Larutan pembanding Timbang saksama lebih kurang 50 mg Etil maltol pembanding atau setara, masukkan ke dalam labu tentukur 250-ml, larutkan dan encerkan dengan asam hidroklorida 0,1 N sampai tanda. Pipet 5 ml larutan tersebut ke dalam labu tentukur 100-ml, encerkan dengan asam hidroklorida 0,1 N sampai tanda.
Larutan uji Timbang saksama lebih kurang 50 mg zat, masukkan ke dalam labu tentukur 250-ml, larutkan dan encerkan dengan asam hidroklorida 0,1 N sampai tanda. Pipet 5 ml larutan tersebut masukkan ke dalam labu tentukur 100-ml, encerkan dengan asam hidroklorida 0,1 N sampai tanda.
Prosedur Ukur serapan Larutan uji dan Larutan pembanding dalam sel kuarsa dengan tebal 1-cm pada panjang gelombang serapan maksimum lebih kurang 276 nm, menggunakan asam hidroklorida 0,1 N sebagai blangko.
Hitung persentase etil maltol dalam zat dengan rumus:
| AA | = | Serapan Larutan uji |
| AS | = | Serapan Larutan pembanding |
| WA | = | Bobot zat dalam Larutan uji (mg) |
| WS | = | Bobot baku pembanding dalam Larutan pembanding (mg) |