Curdlan

CURDLAN

Curdlan
INS No. 424
CAS [54724-00-4]

SINONIM Beta-1,3-glucan

(C6H10O5)n

DEFINISI Curdlan adalah polisakarida dengan bobot molekul tinggi yang terdiri dari unit glukosa terikat β-1,3, yang diperoleh dari fermentasi kultur murni strain Agrobacterium biovar 1 non-patogen dan non-toksikogenik (dikenali sebagai Alcaligenes faecalis var. Myxogenes) atau Agrobacterium radiobacter. Curdlan terdiri dari residu glukosa terikat β-1,3 dan saat suspensi dalam air dipanaskan akan terbentuk gel yang elastis.

Tidak kurang dari 80% dihitung sebagai glukosa anhidrat.

PEMERIAN Serbuk hablur, putih sampai hampir putih, tidak berbau atau hampir tidak berbau.

KELARUTAN Tidak larut dalam air dan dalam etanol.

PENGGUNAAN Pengeras, pembentuk gel, penstabil, pengental.

IDENTIFIKASI

  1. Kelarutan dalam basa Timbang 200 mg zat, larutkan dalam 5 ml air, tambahkan 1 ml natrium hidroksida 3N, kocok: zat larut.

  2. Pembentukan Gel Panaskan suspensi zat dalam air (2%) di atas tangas air, didihkan selama 10 menit, dinginkan: terbentuk gel yang keras.

  3. Pembentukan endapan dengan kuprat tartrat Buat 10 ml suspensi zat dalam air 2%. Tambahkan 5 ml asam sulfat LP. Panaskan di atas tangas air, didihkan selama 30 menit, dinginkan. Netralisasi campuran dengan barium karbonat P. Sentrifus campuran pada 900 xg selama 10 menit. Tambahkan 1 ml supernatant ke dalam 5 ml basa kuprat tartrat LP panas: terbentuk endapan merah kuprat oksida.

KEMURNIAN

  1. Kekuatan Gel Tidak kurang dari 600 g/cm² (2% suspensi dalam air). Timbang 200 mg zat, masukkan ke dalam tube potter homogenizer, tambahkan 10 ml air dan homogenkan pada 3500 rpm selama 5 menit. Pindahkan suspensi ke dalam tabung reaksi dengan ukuran 16 mm x 150 mm, deaerasi dengan vakum selama 3 menit dan panaskan di atas tangas air, didihkan, selama 10 menit hingga terbentuk gel. Dinginkan tabung reaksi di bawah air mengalir, diamkan selama 30 menit, keluarkan gel dari tabung. Potong gel pada 20 mm dan 30 mm dari bagian bawah untuk memperoleh panjang 10 mm. Ukur kekuatan gel menggunakan Rheo meter atau instrument yang sejenis, dengan kondisi sebagai berikut : kecepatan plat bergerak 250 mm/menit, plunger tipe silinder dengan diameter 0,5 cm, Baca titik hancur gel (B). Hitung kekuatan gel (g/cm2) menggunakan rumus:

r = jari-jari plunger (cm)

  1. pH <909> Antara 6,0 dan 7,5 (suspensi air 1 dalam 100)

  2. Susut pengeringan <912> Tidak lebih dari 10%. Lakukan pengeringan pada suhu 60° selama 5 jam dalam hampa udara.

  3. Abu sulfat <707> Metode 1 Tidak lebih dari 6%. Lakukan penetapan menggunakan 1 g zat.

  4. Nitrogen <84> Metode 2 Tidak lebih dari 0,3%. Lakukan penetapan menggunakan 1 g zat

  5. Timbal Tidak lebih dari 0,5 bpj. Lakukan penetapan menggunakan teknik spektroskopi serapan atom yang sesuai seperti tertera pada Cemaran logam <702>

  6. Uji mikrobiologi <51> Angka lempeng total: tidak lebih dari 1.000 cfu per g; E.coli: negatif dalam 1 g.

PENETAPAN KADAR Timbang saksama 100 mg zat, masukan ke dalam labu tentukur 100-ml, larutkan dalam 90 ml natrium hidroksida 0,1 N, tambahkan natrium hidroksida 0,1 N sampai tanda. Pipet 5 ml ke dalam labu tentukur 100-ml, tambahkan air sampai tanda. Pipet 1 ml larutan ke dalam labu atau tabung reaksi kecil, tambahkan 1 ml larutan fenol P 5% dalam air dan 5 ml asam sulfat LP. Kocok kuat dan dinginkan dalam air. Siapkan blangko dan larutan baku referensi dengan cara yang sama, masing-masing gunakan 0,1 ml air dan 100 mg glukosa pa. Ukur serapan larutan uji dan larutan baku referensi menggunakan spektrofotometer pada panjang gelombang serapan maksimum 490 nm, sel 1-cm. Lakukan penetapan blangko.

Hitung persentase curdlan dalam zat menggunakan rumus:

A = serapan larutan zat
AR = serapan larutan baku referensi
0,9 = bobot molekul glukosa anhidrat dibagi bobot molekul glukosa
W = bobot sampel (mg)
WR = bobot baku glukosa (mg)