Trinatrium Sitrat

TRINATRIUM SITRAT

Trisodium citrate

INS 331(iii)

CAS [68-04-2]

SINONIM Sodium citrate, trisodium salt of 2-hydroxy-1,2,3- propanetricarboxylic acid, trisodium salt of ß-hydroxy-tricarballylic acid

Garam trinatrium dari asam 2-hidroksi-1,2,3- propanatrikarboksilat

C6H5Na3O7.xH2O BM 258,07 (anhidrat)

Natrium sitrat mengandung C6H5Na3O7 tidak kurang dari 99,0% dihitung terhadap zat yang telah dikeringkan.

PEMERIAN Hablur tidak berwarna, serbuk hablur putih, tidak berbau. Bentuk hidrat yang tersedia, dihidrat dan pentahemihidrat.

KELARUTAN Mudah larut dalam air; tidak larut dalam etanol.

PENGGUNAAN Pengatur keasaman, sekuestran, garam pengemulsi, pengemulsi, penstabil.

IDENTIFIKASI

  1. Sitrat Tambahkan 1 ml kalsium klorida LP dan 3 tetes biru bromotimol LP pada 5 ml larutan zat (1 dalam 10), dan asamkan sedikit dengan asam hidroklorida encer LP. Tambahkan natrium hidroksida LP hingga warna berubah menjadi biru jernih, lalu didihkan larutan selama 3 menit, aduk perlahan selama pemanasan. Terbentuk endapan hablur putih yang tidak larut dalam natrium hidroksida LP tetapi larut dalam asam asetat LP. Pada 10 ml larutan zat 1 dalam 10 tambahkan 1 ml raksa(II) sulfat LP. Panaskan campuran sampai mendidih dan tambahkan beberapa tetes kalium permanganat LP: terbentuk endapan putih.

  2. Natrium Pada 5 ml larutan zat 1 dalam 20, asamkan dengan asam asetat LP lalu tambahkan 1 ml zink uranil asetat LP: terbentuk endapan hablur berwarna kuning dalam beberapa menit.

KEMURNIAN

  1. Susut pengeringan <912> Anhidrat: Tidak lebih dari 1%; Dihidrat: Tidak lebih dari 13%; Pentahemihidrat: Tidak lebih dari 30%. Lakukan pengeringan pada suhu 180° hingga bobot tetap.

  2. Kebasaan Larutan zat 1 dalam 20 bersifat basa terhadap kertas lakmus. Setelah penambahan 0,2 ml asam sulfat 0,1 N dan 1 tetes fenolftalein LP ke dalam 10 ml larutan, tidak terjadi warna merah muda.

  3. Oksalat Pada 10 ml larutan zat 1 dalam 10, tambahkan 5 tetes asam asetat encer LP dan 2 ml kalsium klorida LP: tidak terbentuk kekeruhan selama 1 jam.

  4. Timbal Tidak lebih dari 2 bpj. Lakukan penetapan menggunakan teknik spektroskopi serapan atom yang sesuai seperti tertera pada Cemaran logam <702>

PENETAPAN KADAR Timbang saksama lebih kurang 350 mg zat dan masukkan ke dalam gelas piala 250 ml. Tambahkan 100 ml asam asetat glasial P, aduk sampai larut sempurna, titrasi dengan asam perklorat 0,1 N LV menggunakan ungu kristal LP sebagai indikator. Lakukan penetapan blangko.

Tiap ml asam perklorat 0,1 N

setara dengan 8,602 mg C6H5Na3O7.