BUNGA CENGKEH
Syzygii Aromatici Flos
Bunga cengkeh adalah bunga Syzygium aromaticum (L.) Merr. & L.M. Perry, suku Myrtaceae, mengandung minyak atsiri tidak kurang dari 6% v/b atau eugenol tidak kurang dari 0,11%.
Identitas Simplisia
Pemerian Berupa kuncup bunga, keras, bentuk seperti gada dengan ujung melebar pecah menjadi beberapa bagian; warna hitam; bau khas; rasa pedas khas.
Simplisia bunga cengkeh
Mikroskopis
Fragmen pengenal adalah serbuk sari tipe tricolpate, epidermis kelopak bunga dengan sel minyak, epidermis tangkai bunga dengan sel minyak dan kristal kalsium oksalat, epidermis mahkota bunga dengan sel minyak dan kristal kalsium oksalat, epidermis dasar bunga dengan berkas pengangkut penebalan tipe tangga, parenkim dasar bunga
|
|
|
|
|
|
Fragmen serbuk simplisia bunga cengkeh
Senyawa identitas Eugenol
Struktur kimia:
Eugenol
Pola kromatografi
Lakukan Kromatografi lapis tipis seperti tertera pada Kromatografi <61> dengan parameter sebagai berikut:
Fase gerak : Toluen P-aseton P (10:2)
Fase diam : Silika gel 60 F254
Larutan uji : 10% dalam etanol P, gunakan Larutan uji KLT seperti tertera pada Kromatografi <61>
Larutan pembanding : Eugenol 0,05% dalam etanol P
Volume penotolan : Masing-masing 2 µL Larutan uji dan Larutan pembanding
Deteksi : Anisaldehid asam sulfat LP, panaskan pada suhu 100° selama 5-10 menit
Susut pengeringan <111> Tidak lebih dari 21,3%
Kadar abu total <91> Tidak lebih dari 6,7%
Kadar abu tak larut asam <92> Tidak lebih dari 1,2%
Sari larut air <81> Tidak kurang dari 19,5%
Sari larut etanol <82> Tidak kurang dari 14,2%
Kandungan Kimia Simplisia
Kadar minyak atsiri Tidak kurang dari 6,0% v/b
Lakukan penetapan kadar sesuai dengan Penetapan Kadar Minyak Atsiri <71>.
Kadar eugenol Tidak kurang dari 0,11%
Lakukan penetapan kadar dengan cara KLT Densitometri seperti tertera pada Kromatografi <61>, menggunakan:
Fase gerak Toluen P-aseton P (10:2)
Larutan uji Timbang saksama lebih kurang 500 mg serbuk simplisia, masukkan ke dalam vial, larutkan dengan 25 mL etanol P, sonikasi selama 5 menit. Pindahkan larutan ke dalam labu tentukur 25-mL, tambahkan etanol P sampai tanda. Ambil 0,1 mL larutan, masukkan ke dalam labu tentukur 5-mL, tambahkan etanol P sampai tanda.
Larutan pembanding Buat seri kadar eugenol dengan kadar 8,48; 6,36; 4,24; 2,12; 1,06; dan 0,53 µg/mL dalam etanol P.
Prosedur Totolkan secara terpisah 1 μL Larutan uji dan masing-masing seri Larutan pembanding pada lempeng silika gel 60 F254, eluasi dengan Fase gerak. Ukur serapan pada panjang gelombang serapan maksimum 282 nm. Buat kurva kalibrasi.
Hitung persentase eugenol dalam serbuk simplisia dengan kurva baku atau dengan rumus:
Cp = Kadar Larutan pembanding
Au = Serapan Larutan uji
Ap = Serapan Larutan pembanding
V = Volume Larutan uji sebelum pengenceran
f = Faktor pengenceran Larutan uji
W = Bobot bahan uji
EKSTRAK KENTAL BUNGA CENGKEH Syzygii Aromatici Flos Extractum Spissum
Ekstrak kental bunga cengkeh adalah ekstrak yang dibuat dari bunga tumbuhan Syzygium aromaticum (L.) Merr. & L.M. Perry, suku Myrtaceae, mengandung minyak atsiri tidak kurang dari 0,10% v/b atau eugenol tidak kurang dari 0,04%.
Pembuatan Ekstrak <311>
Rendemen Tidak kurang dari 19,6%
Identitas Ekstrak Pemerian Ekstrak kental; warna cokelat; bau aromatik kuat; rasa agak pedas.
Senyawa identitas Eugenol
Kadar air <83> Tidak lebih dari 21%
Kadar abu total <91> Tidak lebih dari 10,2%
Kadar abu tidak larut asam <92> Tidak lebih dari 4,0%
Kandungan Kimia Ekstrak
Kadar minyak atsiri Tidak kurang dari 0,10% v/b
Lakukan penetapan kadar sesuai dengan Penetapan Kadar Minyak Atsiri <71>
Kadar eugenol Tidak kurang dari 0,04%
Lakukan penetapan kadar dengan cara KLT Densitometri seperti tertera pada Kromatografi <61> menggunakan:
Fase gerak Toluen P-aseton P (10:2)
Larutan uji Timbang saksama lebih kurang 20 mg ekstrak, masukkan ke dalam vial, larutkan dengan 1 mL etanol P, sonikasi selama 5 menit.
Larutan pembanding Buat seri kadar eugenol dengan kadar 8,48; 6,36; 4,24; 2,12; 1,06; dan 0,53 µg/mL dalam etanol P.
Prosedur Totolkan secara terpisah 1 μL Larutan uji dan masing-masing seri Larutan pembanding pada lempeng silika gel 60 F254, eluasi dengan Fase gerak. Ukur serapan pada panjang gelombang serapan maksimum 282 nm. Buat kurva kalibrasi.
Hitung persentase eugenol dalam ekstrak dengan kurva baku atau dengan rumus:
Cp = Kadar Larutan pembanding
Au = Serapan Larutan uji
Ap = Serapan Larutan pembanding
V = Volume Larutan uji sebelum pengenceran
f = Faktor pengenceran Larutan uji
W = Bobot bahan uji